Mengenal Perbedaan Em Dash, En Dash, dan Tanda Hubung
Dalam tata aksara dan tipografi digital, tanda pisah dan tanda hubung memiliki fungsi yang sangat berbeda meskipun sering kali tampak serupa sekilas pandang. Pemahaman mengenai perbedaan ketiga karakter ini membantu menjaga kerapian teks serta ketepatan kaidah bahasa Indonesia.
| Tanda | Karakter Unicode | Contoh Penggunaan | Fungsi Utama |
|---|---|---|---|
| Tanda Hubung (Hyphen) | U+002D (-) | kupu-kupu, anak-anak | Menyambung kata ulang dan suku kata |
| Tanda Pisah Pendek (En Dash) | U+2013 | tahun 1945–1950, Jakarta–Bandung |
Menunjukkan rentang nilai atau jarak |
| Tanda Pisah Panjang (Em Dash) | U+2014 | ide itu—jika disetujui—akan jalan |
Menandai jeda pemikiran atau aposisi |
Tanda hubung biasa berukuran paling pendek dan berada langsung di papan ketik standar. Tanda pisah pendek atau en dash digunakan khusus untuk menyatakan rentang waktu atau lokasi yang berarti sampai dengan. Sementara itu, tanda pisah panjang atau em dash biasa dimanfaatkan oleh para penulis untuk menyisipkan keterangan tambahan yang memotong kalimat utama. Pada mesin tik lama, dua tanda hubung berurutan sering diketik sebagai pengganti em dash karena keterbatasan tata letak tombol fisik.